Blog Ridlanya Ganti Nama Ridlanya Bulan Ramadlan, Apa Alasannya?

Blog Ridlanya Ganti Nama Ridlanya Bulan Ramadlan, Apa Alasannya?

Ridlanya Bulan Ramadlan :: Blog Ridlanya Ganti Nama Ridlanya Bulan Ramadlan, Apa Alasannya?
Saya merencanakan blog saya ini untuk ganti nama, soalnya kedepannya akan lebih memaksimalkan keyword Bulan Ramadlan, dan kalau saya tetap menggunakan judul blog "Ridlanya" tanpa diberi tambahan "Bulan Ramadlan" saya rasa saya akan lebih sulit untuk menguasai Keyword "Bulan Ramadlan".

Kenapa saya mengejar keyword "Bulan Ramadlan"?
Alasannya banyak sekali, namun yang terutama ialah mendukung penulisan metode transliterasi pendekatan yang dikeluarkan oleh ulama NU yang saat ini sudah mulai punah dengan maraknya penulisan yang disebarkan oleh Jurnalis Wahabi.

Silahkan anda baca penjelasannya di artikel berikut:
Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Nahdliyin Harus Menulis Bulan Ramadlan
Fakta Dasar Penulisan Ramadlan, Ramadan dan Ramadhan

Selain membantu Ulama Nahdlatul Ulama saya juga dalam persiapan melawan teman-teman saya sendiri dalam memperebutkan keyword "Bulan Ramadlan" dan yang rencananya juga akan diadakan lomba tidak lama lagi. karena itu saya sesegera mungkin merubah judul blog saya ini.

Buat teman-teman pembaca, tolong dukung saya ya... dan terima kasih atas dukungannya.
Blogspot.co.id Tidak SEO dibanding Blogspot.com Tested Bulan Ramadlan

Blogspot.co.id Tidak SEO dibanding Blogspot.com Tested Bulan Ramadlan

Ridlanya :: Blogspot.co.id Tidak SEO dibanding Blogspot.com Tested Bulan Ramadlan
Sudah cukup lama Blogspot.com berubah menjadi Co.Id dan berlaku pada tiap negara, maksud mengikuti wilayah pengunjungnya. alasan dasarnya saya sendiri kurang tahu pasti, namun yang jelas dampaknya kepada SEO Blog ternyata sangat banyak, saya dan beberapa teman saya sudah mengujinya, dan hasilnya Blogspot.co.id jauh SEO-nya dengan Blogspot.com

Sebenarnya Blogspot.co.id masih bisa diganti atau selalu dialihkan secara otomatis ke blogspot.com, namun saya sendiri khawatir takutnya hal itu malah menyalahi aturan google, karena itu saya tidak berani merubahnya, saya biarkan saja begini mengikuti kemauan google. lalu apakah ada cara keluarnya?

Untuk saat ini saya sendiri masih belum tahu pasti, namun teman-teman saya sekarang lagi mencoba dengan berbagai percobaan untuk menemukan jalan keluarnya hal ini.
Anda penasaran ingin tahu hasilnya?
Silahkan tunggu postingan saya selanjutnya!

Silahkan anda baca juga tulisan saya yang berjudul "Kejar Keyword Bulan Ramadlan Tanpa Backlink Apakah Bisa?!" dan terima kasih atas kunjungannya.
Kejar Keyword Bulan Ramadlan Tanpa Backlink Apakah Bisa?!

Kejar Keyword Bulan Ramadlan Tanpa Backlink Apakah Bisa?!

Ridlanya :: Kejar Keyword Bulan Ramadlan Tanpa Backlink Apakah Bisa?!
Sekarang ini saya bersama dengan 5 teman saya yang masih agak aktif dan yang yang 4 lainnya sudah sangat jarang buka blog, hanya tinggal enam orang yang masih agak sering buka blog dan sekarang ini sama sama mencoba mengejar keyword Bulan Ramadlan.

Semua teman saya sudah membuat postingan dengan keyword Bulan Ramadlan, dan sudah dicarikan backlink, namun katanya tidak seberapa, backlinknya masih dalam jumlah puluhan saja. selama 15 hari dilihat di google ternyata masih belum ada penampakan (Emangnya setan!). hihi

Nah, sekarang ada bagian saya mencoba untuk membuat artikel dengan Keyword Bulan Ramadlan, dan saya sebelum mencoba membuat tulisan utama mengenai Bulan Ramadlan, saya membuat tulisan ini dulu untuk melihat kekuatan keyword Blog ini dalam bersaing kekuatan keyword. dan maunya saya sih, saya akan mencoba membuat tulisan dengan keyword Bulan Ramadlan, namun tanpa Backlink.

Semua blogger pasti sudah tahu bagaimana pentingnya Backlink, namun faktanya kadang backlink memang tidak begitu berpengaruh, karena itu saya mau mencoba bersaing memperebutkan keyword Bulan Ramadlan namun tanpa Backlink. apalagi saya memang sangat malas kalau disuruh cari backlink. Mencari backlink itu butuh banyak waktu dan juga butuh kesabaran, dan saya paling tidak sabar, apalagi kalau koneksi internetnya lelet seperti koneksi saya, jadi tambah malas.

Karena saya tidak akan mencari backlink maka saya akan mengusahakan meraih keyword hanya dengan modal optimasi SEO Off Page saja, dan terutamanya dalam penulisan saja, dan saya rasa kalau waktunya panjang saya masih punya harapan untuk mendapatkan backlink dengan sendirinya.

Jika sobat seorang blogger, sobat bisa cek kekuatan keyword blog ini, silahkan sobat ketik "Bulan Ramadlan" di Google, lalu silahkan lihat, ada di posisi berapa tulisan di blog ini yang menggunakan judul yang mengandung Keyword "Bulan Ramadlan". kalau nanti hasilnya bagus saya akan jelaskan apa saja yang saya optimasi.

Sekian saja dulu ya sobat, dan doakan saya semoga saja saya bisa kuasai keyword Bulan Ramadlan, dan saya ucapkan terima kasih banyak atas kunjungan anda.
Gambar Cewek Cantik By Bulan Ramadlan

Gambar Cewek Cantik By Bulan Ramadlan

Ridlanya :: Gambar Cewek Cantik By Bulan Ramadlan
Banyak blog saya yang sudah posting artikel dengan judul "Gambar Cewek Cantik By Bulan Ramadlan" dan ternyata ada beberapa blog saya yang banyak pengunjungnya karena posting artikel "Gambar Cewek Cantik By Bulan Ramadlan", padahal blog saya tersebut tidak saya optimasi, jadi gampangnya, blog saya tersebut tidak dilengkapi dengan Teknologi SEO hehehehe..
ia, memang begitu adanya, namun kenyataannya, yang mengunjungi cukup lumayan, padahal gambarnya hanya sedikit. karena itu tertarik membuat postingan dengan judul yang sama. maka sekarang, saya persembahkan kepada anda, "Gambar Cewek Cantik By Bulan Ramadlan"
Gambar Cewek Cantik By Bulan Ramadlan

Gambar Cewek Cantik By Bulan Ramadlan2

Gambar Cewek Cantik By Bulan Ramadlan3

Oke, Sekian "Gambar Cewek Cantik By Bulan Ramadlan" dan semoga bisa menghibur anda yang lagi cari pasangan hahahahaha..
Butuh 10 Besar di Google apa Banyak Pengunjung? By Bulan Ramadlan

Butuh 10 Besar di Google apa Banyak Pengunjung? By Bulan Ramadlan

Ridlanya :: Butuh 10 Besar di Google apa Banyak Pengunjung? By Bulan Ramadlan
Kali kita masih membicarakan seputar blogging dan juga seputar SEO tentunya.
Dalam SEO atau metode SEO para blogger banyak sekali yang tidak sepakat, dan bisa saja mengenai judul yang saya gunakan saat ini juga tidak disepakati oleh semua blogger.
Kalau kita lihat upaya para blogger, menurut saya, kebanyakan blogger lebih mengutamakan masuk 10 besar di pencarian Google.
Namun jangan anda berkeyakinan, bahwa yang masuk 10 besar di Search Engine Google pasti banyak pengunjung, karena ternyata banyak yang masuh 10 besar di Pencarian Google ternyata sepi, dan saya kemarin sudah membuktikannya sendiri.
Begitupun sebaliknya, Banyak pengunjung belum tentu bisa masuk 10 besar di pencarian Google.
Lalu, apabila anda seorang blogger, maka manakah yang anda pilih?
10 besar di pencarian google, tapi jarang pengunjung?, atau banyak pengunjung, akan tetap ada di urutan agak belakang di pencarian Google?
Bulan Ramadlan: Blog Banyak Kunjungan Bukan Dari Google!

Bulan Ramadlan: Blog Banyak Kunjungan Bukan Dari Google!

Ridlanya :: Bulan Ramadlan: Blog Banyak Kunjungan Bukan Dari Google!
Heran juga, blog ini mulai buat pertama kali tidak saya urus, tidak saya apa apain, solanya yang buat pertama kali memang bukan saya, akan tetapi saudara saya. karena tidak diurus maka saya pinta saja, dan ternyata dikasihkan kepada saya. saya coba lihat pengunjung blog ini, eh..ternyata lumayan banyak, padahal blog ini benar benar tidak diurus, artikelnya pun hanya hasil copas.
Saya coba lihat postingan blog ini di Google, dan ternyata di google super gak ada hahaha...
Postingan blog ini ditelan lumpur lapendo hehehe..

Saya heran juga, kenapa bisa begini?
Sekarang saya masih melihat bagaimana kedepannya, apakah masih tetap begini, atau malah tambah gak karuan!
Oh ia sob, postingan awal blog ini hanya 2 saja, yaitu postingan berikut:
Waspadai Ledakan Data Internet
Pengertian Internet dan Sejarahnya
Kedua postingan ini hanya sekedar hasil copas lho...

Waspadai Ledakan Data Internet

Waspadai Ledakan Data Internet

Ridlanya - Waspadai Ledakan Data Internet
Di masa kini dan masa depan, internet tetap akan menjadi primadona bagi warga dunia, termasuk Indonesia. Tantangan yang muncul ialah ledakan data (big data) dengan kebutuhan terhadap faktor keamanan dan kecepatan. Indonesia dianggap ketinggalan dibanding dengan negara lain dalam mengantisipasi era big data selanjutnya.

Itu disampaikan Ketua Umum Masyarakat Telematika (Mastel) Indonesia Setyanto P Santosa di Jakarta, Kamis (9/10/2014). "Indonesia ketinggalan karena kualitas jaringan internet yang buruk. Saat ini, kebanyakan jaringan internet dilayani jaringan wireless. Seharusnya kita mengombinasikan jaringan wireless dengan fixed broadband yakni fiber optic sehingga data internet yang membesar dapat mengalir dengan kecepatan tinggi, tidak lambat," tuturnya.

Selain itu, sumber daya manusia dan berbagai institusi masih belum sadar sepenuhnya tentang ledakan data internet. Baru sedikit institusi yang memahami cara menangani big data, seperti perbankan, telekomunikasi, dan penerbangan. Bila terjadi big data dan institusi tidak bisa mengatasinya, yang terjadi ialah para pengguna atau konsumen mereka akan mengeluh akibat lamanya jaringan internet untuk mencari berbagai informasi.

Lebih jauh, menurut Setyanto, perusahaan yang sudah paham pentingnya data akan memiliki strategic business untuk mengumpulkan dan mengapitalisasikan informasi. Pasalnya, siapa yang menguasai informasi akan punya kekuatan untuk menggenggam dunia.

Direktur Utama Micronics Internusa Rudi Rusdiah menambahkan bahwa big data mulai terjadi saat pengenalan komputer pada 1980 hingga munculnya internet pada 1990 dan perangkat mobile pada 2000. Menurutnya, pada 2013 terdapat 71 juta pengguna internet dan 31,15 juta pengguna berbagai gadget. Akibat penggunaan ini, data internet seperti teks, foto, dan video melonjak. "Pada 2015, data akan meningkat hingga enam kali lipat. Saat itu hampir 3 miliar warga dunia akan bermain internet dan membuat data nyaris 8 zetabit," tandasnya.
Pengertian Internet dan Sejarahnya

Pengertian Internet dan Sejarahnya

Ridlanya - Pengertian Internet dan Sejarahnya
Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking ("antarjaringan").

Sejarah Internet
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
 
Copyright © Ridlanya Bulan Ramadlan - All Rights Reserved
Published by Ramadlan - Jaib Najhan